Uncategorized

Mengenal Microsoft Edge Chromium

Mengenal Microsoft Edge Chromium

Halo Sobat ECS ! apakah Sobat Ecs Tahu bahwa Microsoft baru saja merilis sistem operasi terbaru nya ?
Ya ! Seperti yang kita ketahui, Microsoft Edge Berbasis Chromium baru saja dirilis oleh Microsoft. Lalu, apa bedanya Edge Chromium ini dengan Google Chrome yang juga berbasis chromium ?

Meski sama-sama berbasis Chromium, tentunya ada beberapa perbedaan antara Edge dan Google Chrome, Diantaranya :

  1. Tidak adanya Google Service pada Edge Chromium
    Sobat ECS ! Tahukah kamu bahwa ada lebih dari 50 service bawaan dari Chromium yang diganti atau dihapus oleh Microsoft di Microsoft Edge Berbasis Chromium ini. Dan berdasarkan informasi dari Microsoft, ada beberapa Google Service yang diganti atau dihapus tersebut adalah:
    Google Safe browsing,
    – Google Speech input,
    – Google Nearby messages,
    Google Pay,
    Link Doctor,
    Drive API,
    Google Ad blocking,
    Google Chrome OS hardware id,
    – Google User data sync,
    Google Device registration,
    Spellcheck,
    Google Maps Time zone,
    Suggest,
    Google Cloud Storage,
    Google Translate,
    Google Cloud Print,
    Google SmartLock,
    Google DNS,
    – Form Fill,
    – Supervised Profiles,
    – Google Push Notifications,
    – Address Format,
    – Google Chrome WebStore,
    – Network Location,
    – Google Extension Store,
    – Google Network Time,
    Google Maps Geolocation,
    – Google Favicon service,
    – Google Now,
    – Google Cloud Messaging,
    – Google Single sign-on (Gaia),
    Google Content Hash Fetcher,
    – Flighting Service,
    – Component Updater Service,
    – RAPPORT service,
    – Google Chrome OS monitor calibration,
    – Google Chrome OS device management,
    – Android app password sync,
    – Offline Page Service Feedback,
    – Domain Reliability Monitoring,
    – GoogleData Reduction Proxy,
    – Google Chrome Cleanup,
    – Google Developer Tools Remote,
    – Debugging, iOS Promotion Service,
    – One Google Bar Download,
    – Brand Code Configuration Fetcher,
    – WebRTC Logging,
    – Captive Portal Service.
    Itulah beberapa Service yang dihapus atau diganti oleh Microsoft, kinerja Microsoft Edge ini lebih hebat jika dibandingkan dengan Google Chrome, terutama dalam manajemen RAM, karena memang beberapa service yang dirasa tidak terlalu dibutuhkan di hapus atau diganti oleh Microsoft, untuk mengoptimalkan kinerja Browser di sistem operasi buatannya.
    Microsoft tidak membedakan antara service yang dimatikan dan yang diganti. Seperti Service “Safe Browsing” diganti dengan Windows Defender SmartScreen, dan Sinkronisasi data pengguna diganti dengan teknologi sinkronisasi dari Microsoft sendiri.
  2. Semua Serba Microsoft
    Karena ini dibuat oleh Microsoft, Pastinya Search Engine default yang dipakai tentunya adalah Bing. Namun Sobat ECS tidak perlu khawatir karena Sobat ECS bisa menggantinya. Namun, jika Sobat ECS ingin mengganti nya ke Google, maka Sobat ECS harus menggantinya secara manual. Dan Karena ini milik Microsoft, Sync Account nya bukanlah menggunakan Google Account, melainkan menggunakan Microsoft Account. Buat kamu yang pake Windows 10, Sinkronisasi akan berjalan otomatis juga dengan akun di Windows 10 kamu.
  3. Tersedia di berbagai macam Platform
    Berbeda dengan Microsoft Edge versi lama yang hanya tersedia pada Platform Windows 10 saja, Edge Chromium ini hadir juga ke Platform lain seperti Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Android, iOS dan MacOS. namun, belum ada info resmi dari Microsoft apakah Edge Chromium ini akan dirilis ke Platform berbasis Linux.
  4. Tersedia Fitur untuk melakukan Import Data
    Ketika Sobat ECS selesai melakukan pemasangan Edge Chromium, maka di awal setup Sobat ECS akan diberikan pilihan import data, Sobat ECS bisa melakukan import data dari Google Chrome, Edge (versi lama), Internet Explorer, juga Mozilla Firefox.
  5. Tersedia fitur Tema Tampilan (Themes)
    Sedikit berbeda dari Google Chrome, jika Google Chrome hanya mempunyai 1 Tema Default, di Edge Chromium Sobat ECS akan menemukan 3 tema Default, yaitu :
    ♦ Inspirational : yaitu Tema dengan background BING baru setiap hari
    ♦ Informational: yaitu Tema dengan feed berita di sepertiga bagian bawah browser
    ♦ Focused : yaitu Tema dengan background polos
  6. Dilengkapi Fitur Microsoft News
    Sobat ECS ! Jika Sobat ECS melakukan scroll, maka akan ada tampilan daftar berita dari Microsoft News.
  7. Struktur yang sama seperti Google Chrome
    Secara struktural, Edge Chromium tidak jauh berbeda dengan Google Chrome. Yang dimana peletakan menu, favorites, web shortcut, user account, dll sangat mirip dengan Google Chrome. Hal ini sangatlah wajar mengingat Edge Chromium dan Google Chrome dibuat dari Sistem Rendering yang sama yaitu Chromium.
  8. Tampilan Fluent Design Khas Microsoft
    Secara tampilan, Edge Chromium memiliki Tampilan Fluent Design Khas Microsoft, tampilan pada Edge Chromium lebih kotak-kotak dibandingkan Google Chrome yang tampilannya cenderung bulat-bulat. Konteks menu dan menu settings pun seperti Windows, baik itu dari warna box serta deretan icon. Begitu juga desain dari Settings pada Edge Chromium yang dibuat mirip seperti Settings di Windows 10.
  9. Terdapat Fitur Dark Mode
    Selain Google Chrome, Microsoft juga sudah menyiapkan Dark Mode. Namun bedanya, pada Edge Chromium, jika fitur Dark Mode diaktifkan, maka tampilan Edge ini menyesuaikan dengan tampilan Windows. Jika Windows nya dark mode, maka Edge Chromium juga akan tampil secara Dark Mode.
  10. Sedikit Lebih Cepat daripada Google Chrome
    Berdasarkan pengalaman kami, untuk pengalaman browsing, tidak jauh beda dengan Google Chrome, dikarenakan menggunakan rendering engine yang sama. Saat ini, Edge Chromium sedikit terasa lebih gesit.
  11. Optimal untuk Progressive Web Apps (PWA)
    Pada Edge Chromium, Sobat ECS bisa menginstall PWA dengan sangat mudah. Jadi jika Sobat ECS menemukan website atau web apps yang udah support PWA, Sobat ECS hanya tinggal ke Settings > Apps > dan install saja. Layaknya aplikasi, Sobat ECS bisa pin di taskbar, bisa search di Start menu, bisa buka secara terpisah, dan notifikasi juga bisa tetap masuk meskipun Edge sedang ditutup. Fitur ini cocok buat Web Apps yang belum punya aplikasi desktop. atau jika OS kamu belum mendukung aplikasi berbasis Universal Windows Platform (UWP) seperti Windows 7, fitur ini patut untuk kamu coba.
  12. Mendukung Ekstensi Chrome
    Sobat ECS ! Sebenarnya Microsoft menyiapkan Extension Store  sendiri untuk Edge Chromium, namun isinya masih sangat sedikit, Namun ada fitur menarik dari Edge Chromium yaitu “Allow extension from other store” yang dimana kamu bisa install semua ekstensi dari Chrome Web Store.

Sobat ECS ! Secara pengalaman menggunakan Edge Chromium cukup oke, tidak jauh berbeda dengan pengalaman memakai Google Chrome baik secara komposisi, elemen, ataupun performanya. Yang membedakan Dari Edge Chromium adalah Edge Chromium ini memiliki tampilan Fluent Design Khas Microsoft, dengan Bing sebagai Search Engine default dan Microsoft Account untuk sync account nya, dan lebih terintegrasi ke Windows 10 baik secara tampilan ataupun fiturnya.

Sobat ECS ! bagi kamu yang terbiasa menggunakan Google Chrome, Edge Chromium sangat patut untuk kamu coba dan bandingkan.

Bagaimana dengan kamu Sobat ECS ? masih nyaman menggunakan Google Chrome ? atau Sudah mencoba Edge Chromium dari Microsoft ?

Post Comment